Beberapa Penyakit Yang Serius Akan Bisa Diturunkan dari Orangtua. Berbahaya?

Beberapa Penyakit Yang Serius Akan Bisa Diturunkan dari Orangtua. Berbahaya?

Jalurrahasia.com¬†–¬†Beberapa Penyakit Yang Serius Akan Bisa Diturunkan dari Orangtua. Berbahaya? Hai guys kali ini mimi ingin membahas. Dan mungkin ini tentunya sudah tak asing dengan istilah ‘gen’ yang secara luas dikenal sebagai entitas penentu tampilan seseorang dari ujung kepala hingga ke ujung kaki. Gen diwariskan dari orangtua kepada keturunannya. Dengan kata lain, anak memiliki setengah gen dari ayah dan setengah dari ibu.

Selain menentukan tampilan fisik, gen juga mengatur hal lain seperti metabolisme tubuh hingga keberadaan beberapa penyakit. Ya, seseorang berisiko memiliki penyakit keturunan berkat kehadiran gen dari orangtuanya.

Penyakit jantung

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung menempati urutan pertama penyebab kematian nomor satu di dunia. Berbagai penelitian melaporkan bahwa gaya hidup tak sehat seperti merokok, konsumsi makanan tinggi kalori, serta jarang berolahraga menjadi faktor kuat penyebab penyakit jantung.

Namun sebuah penelitian yang terbit dalam The New England Journal of Medicine 2016 menambahkan bahwa, riwayat penyakit jantung dalam keluarga, meningkatkan risiko penyakit jantung pada seseorang yang memiliki gaya hidup tidak sehat. Karenanya, pola gaya hidup sehat sangat penting bagi mereka yang khususnya berisiko mengalami penyakit ini secara genetik.

Kanker kolorektal

Menurut keterangan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), pertumbuhan sel dan jaringan abnormal di usus halus atau dikenal juga dengan kanker kolorektal, tercatat sebagai jenis kanker penyebab kematian terbanyak ke-4 di Amerika Serikat.

Seseorang dengan riwayat keluarga yang menderita polip adenomatosa berisiko mengalami kanker kolorektal. Polip dapat berkembang selama periode remaja dan menjadi ganas saat seseorang memasuki usia 40-an. Jika umumnya tes skrining kanker kolorektal dilakukan di usia 50-an, maka seseorang yang berisiko secara genetik disarankan untuk melakukannya sejak dini.

Penyakit celiac

Penyakit celiac adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak memungkinkan mengonsumsi gluten karena akan memicu reaksi autoimun dalam tubuh. Tanpa intervensi yang tepat, ini dapat menyebabkan kerusakan lapisan sel usus dalam jangka panjang. Konsekuensinya, penyerapan nutrisi akan terhambat sehingga seseorang rentan mengalami kekurangan gizi.

Penyakit ini menyerang 1,4 persen populasi di dunia. Menurut keterangan Celiac Disease Foundation, seseorang dengan first-degree relatives seperti ayah, ibu, atau saudara kandung yang memiliki penyakit celiac, berisiko mengidap penyakit tersebut. Hal ini terjadi karena penyakit celiac berkaitan dengan kehadiran gen tertentu dalam tubuh.

Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi

Kolesterol kerap dianggap sebagai aktor antagonis di balik perkembangan berbagai penyakit mematikan. Umumnya ini disebabkan oleh gaya hidup, mulai dari pola makan tinggi kalori, tingkat stres yang tinggi, serta jarang melakukan aktivitas fisik.

Dilansir Family Hypercholesterolemia Foundation, seseorang dengan riwayat hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi di keluarga, cenderung memiliki kandungan LDL atau kolesterol jahat yang tinggi dalam darah dan berisiko dua puluh kali lipat mengalami penyakit jantung.

Sayangnya, kondisi ini sangat jarang disadari. Padahal dengan deteksi dan perawatan yang lebih dini, risiko penyakit jantung pada seseorang dengan hiperkolesterolemia keluarga bisa diturunkan hingga 80 persen.

Depresi

Di samping permasalahan fisik, gangguan mental seperti depresi juga diduga berkaitan dengan genetik. Kecenderungan depresi pada seseorang disinyalir meningkat jika lebih dari satu anggota keluarga mengalaminya. Namun, ini masih belum diketahui secara pasti. Sebab para peneliti masih mempelajari hubungan di antara kedua variabel ini.

Kehadiran atau justru ketiadaan gen tertentu mungkin meningkatkan risiko seseorang untuk mengidap suatu penyakit. Akan tetapi, gen bukanlah satu-satunya aktor di balik sebuah penyakit. Di samping gen, ada faktor risiko lain yang dapat dimodifikasi seperti gaya hidup.

Untuk mendeteksi apakah kamu berisiko memiliki penyakit bawaan, kamu bisa melakukan uji genetis secara komprehensif. Selain itu, jangan lupa mengatur gaya hidup, mulai dari mengonsumsi pola makan bergizi seimbang, aktif bergerak, mengelola stres, mengurangi rokok, hingga tidur cukup setiap hari.

Nah, itulah beberapa penyakit serius yang bisanya diturunkan dari orang tua. semoga bermanfaat, sekian dari mimi (Terima kasih)

Related posts

Leave a Reply